Investasi Trading Forex Dan Cara Belajarnya

Investasi Trading Forex – Forex menjadi salah satu kegiatan untuk memperkuat finansial yang dilakukan secara aktif. Trading sendiri sebenarnya berbeda dengan investasi dimana investasi cenderung pasif.

Meskipun demikian, trading forex maupun investasi forex bisa memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan bagi para trader. Oleh karenanya, sudah banyak orang yang mencoba investasi trading forex di berbagai macam platform yang sudah tersedia.

Hal ini bukan tanpa alasan, karena dengan melakukan trading ataupun berinvestasi, bisa mendatangkan keuntungan di masa depan serta penguatan finansial kedepannya. Namun, kamu perlu mengetahui bahwa kegiatan ini tentu saja memiliki resiko tersendiri.

Seperti yang sudah kita ketahui, kegiatan trading maupun investasi memiliki return yang sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa kegiatan ini juga memiliki resiko yang tinggi pula. Oleh karenanya, berhati hatilah karena bisa menjadi bumerang bagi kamu.

Agar meminimalisir loss atau kerugian yang akan kamu terima, ada baiknya kamu belajar tentang Investasi trading forex terlebih dahulu sebelum benar benar melakukan hal tersebut.

6 Langkah Belajar Investasi Trading Forex Bagi Pemula

Kendati memiliki resiko yang cukup tinggi, belajar trading forex sedini mungkin bisa jadi pilihan yang baik bagi kamu untuk menambah wawasan serta pengalaman dan juga strategi dalam menjalankan investasi yang baik serta bijak.

Salah satu hal yang kamu perlukan dalam melakukan trading ataupun investasi adalah kemampuan konsentrasi yang tinggi serta kecakapan kamu dalam mengelola emosi. Tentu saja kedua hal tersebut bisa kamu dapatkan setelah kamu mempelajari serta memiliki pengalaman yang cukup.

Hal ini berguna karena kamu memerlukan ketelitian dan kejelian serta kesabaran ketika memantau pergerakan chart trading forex.

Investasi Trading Forex – Buat Akun Demo

Cara pertama yang bisa kamu lakukan sebelum masuk ke investasi trading forex adalah dengan membuat akun demo, hal ini karena kamu perlu untuk langsung mengaplikasikan teori yang sudah kamu dapatkan dari hasil belajar kamu.

Baca Juga  3 Aplikasi Kripto Untuk Pemula Terdaftar Bappebti

Selain itu, dengan adanya akun demo, kamu juga bisa melakukan trial and error sebelum benar benar memasuki dunia trading. Dengan melakukan trial and error di akun demo milik kamu, maka kamu tidak perlu kehilangan uang kamu secara keseluruhan.

Akun demo sendiri bisa kamu mainkan sebagai sarana latihan karena modal yang diberikan bukan merupakan modal asli dari uang yang kamu depositkan. Dengan begini, kamu bisa mempelajari proses transaksi forex daripada hanya melihat pergerakan chart saja.

Kamu tidak perlu khawatir karena akun demo sendiri merupakan sebuah proyeksi real dari keadaan kondisi pasar valuta asing. Sehingga kamu bisa melatih intuisi serta insting kamu untuk melakukan analisa yang dibutuhkan sebagai seorang trader.

Ketahui Platform Trading

Setelah kamu membuat akun demo trading milik kamu, maka kamu bisa langsung belajar trading forex dengan menggunakan akun milik kamu. Namun, kamu harus mendaftarkan terlebih dahulu diri kamu ke platform trading yang terpercaya atau bisa pakai 3 Aplikasi Trading Bagi Pemula Profit Tinggi berikut ini.

Jika sudah memiliki platform trading sendiri, maka kamu bisa investasi trading forex di platform tersebut. Akun demo yang sudah dibuat adalah identitas kamu sebagai seorang trader.

Hingga kini, sudah ada banyak platform yang menyediakan transaksi forex sehingga bisa kamu pakai secara online. Untuk bisa menggunakannya, kamu perlu akses tersendiri.

Kenali Waktu Yang Tepat Untuk Trading Forex

Selanjutnya, kamu harus tahu dimana waktu yang tepat dan esensial untuk melakukan proses trading forex. Pasar uang sendiri adalah pasar yang tetap buka selama 24 jam sehari selama 5 hari dalam satu minggu.

Oleh karena hal tersebut, kamu harus bisa mengatur waktu yang tepat untuk kamu dalam melakukan proses transaksi atau trading forex. Secara mendasar, ada 4 sesi waktu yang harus kamu perhatikan yaitu sesi Sydney, Tokyo, London dan juga New York.

Baca Juga  Panin Online Stock Trading, Apa Kelebihannya ?

Dengan memahami keempat sesi tersebut ketika belajar trading, maka kamu bisa menentukan waktu yang sesuai dengan kepribadian dan aktifitas kamu dalam trading forex.

Pelajari Analisa Teknikal

Indikator teknikal merupakan salah satu hal yang sangat penting ketika kamu ingin investasi trading forex. Dengan memiliki wawasan dan pengetahuan yang mendalam tentang indikator teknikal, kamu akan lebih mudah dalam melakukan analisa.

Semakin baik analisa yang kamu buat maka akan semakin tinggi pula kemungkinan kamu dalam mendapatkan profit ketika melakukan trading mata uang. Indikator teknikal juga jadi salah satu cara yang dipakai oleh trader untuk menetukan arah diagram chart yang sedang berjalan.

Indikator ini sudah seperti alat bantu kamu dalam melakukan proses trading dan sudah di sediakan di berbagai macam platform trading yang ada.

Pelajari Analisa Fundamental

Selain indikator teknikal, kamu juga perlu untuk mempelajari tentang indikator fundamental. Indikator fundamental juga bisa menjadi salah satu acuan yang diperlukan ketika kamu akan melakukan analisa di saat proses trading sedang berlangsung.

Indikator fundamental sendiri biasanya datang dari data ekonomi, isu sosial politing yang sedang berkembang di suatu negara dan juga pergerakan nilai valuta asing. Untuk mempelajari fundamental, kamu perlu melakukan banyak riset tentang data ekonomi dan juga sosial di suatu negara.

Memahami Resiko Trading

Yang terakhir dan paling utama, kamu harus memahami resiko apa yang mungkin terjadi ketika kamu melakukan transaksi atau trading forex. Pemahaman yang baik tentang resiko bisa menjadi salah satu acuan bagi kamu untuk mengetahui kapan kamu harus stop dan lanjut dalam proses trading. 

Tentu saja pemahaman tentang resiko ini tidak berdasar pada naluri kamu seorang. Ada banyak faktor yang bisa menentukan resiko yang akan hadir.

Baca Juga  4 Aplikasi Saham Luar Negeri Yang Banyak Dipakai

Dengan pemahaman yang mendalam dan manajemen keuangan yang baik, kamu bisa membatasi atau mentoleransikan loss atau kerugian yang bisa kamu dapatkan ketika melakukan proses trading.